Minggu, 30 Desember 2012

catatan akhir tahun.


yang tersisa dalam kenangan hanya serpihan memori yang berantakan.
yang tersisa setelah mabuk adalah rasa mual dan pusing yang menggila.
yang tersisa setelah perjalanan panjang adalah lelah dan cerita-cerita.
yang tersisa setelah berbincang dengan alam semesta adalah kerinduan.
kerinduan akan gelap nya titik hitam. dan cahaya yang melampaui difinisi kata terang.\


pok tunggal. gerbang awal saat tahun baru memasuki hari pertamanya. setunggal-satu.
ada pesan aneh yang datang tiba-tiba. seperti hujan dibulan februari, seperti banjir di sungai-sungai keruh, pesan itu datang tak diundang. sebuah pesan singkat dari seseorang yang akan kau ketahui nanti.


"pok tunggal menjadi mpok tunggal-kemudian menjelma menjadi mbok tunggal, mbok berarti ibu-mbok tunggal menjelma dengan ganjil menjadi mbok manunggal,mbok kali ini berarti menjadi,menjadilah satu-bersatu-kemudian kau menyatu. tepat di tanggal satu.kebetulan?terlalu kebetulan untuk sebuah kebetulan itu sendiri"

hujan belum berhenti dan aku menunda perjalanan. mungkin esok. 
pesan itu kusimpan. kutulis dalam kertas buram, dan sore ini aku masukan ia kedalam dompet yang kusam.

IA 30 Desember, sebelum mabuk berat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar